Rabu, 01 Agustus 2012

Pra Koas (1)

Bismillahirahmanirrahiim

Perkenalkan nama saya Rahmi Ayu Umami, S.Ked. Saya sarjana lulusan FK Unpad yang akan menjalani masa kepaniteraan (koas istilah kerennya) di Rumah Sakit Hasan Sadikin.

Dibanding teman2 seangkatan saya yang lain, saya termasuk "Generasi Sisa", yaitu kumpulan orang2 yang telat lulus atau telat masuk koas 1 semester ;p Nama ini diambil dari julukan dr.Norman (dokter spesialis Forensik) saat memberi kuliah umum pra kepaniteraan tentang Forensik. Nama "Generasi Sisa" disahkan hari ini (010812) saat buka bersama di D'Cost Sukajadi. Moga ini menjadi awal yang baik untuk kebersamaan kami (15 orang generasi sisa) dalam menjalani koas 1,5 tahun ke depan. Karena gosipnya, 15 orang ini akan dijadikan 1 kelompok besar, jadi kebayang ke depannya akan perseptoran bareng, jaga bareng, ujian bareng. heee

Sebelum koas, kami diharuskan mengikuti Pra Kepaniteraan, yang berisi pengesahan kami sebagai dokter muda dan kuliah2 umum atau pengenalan mengenai rumah sakit beserta peraturannya. Hmm, sudah 3 hari ini ikut Pra Kepaniteraan, timbul lagi rasa "ragu" yang dulu sempat hinggap saat tingkat4. Sedang sibuk2nya berskripsi ria, malah dibarengi dengan pertanyaan "benarkah saya mau jadi dokter? benarkah saya siap menjadi dokter?". Soalnya kalo saya kerasa sih, ketika belum "selesai dengan diri sendiri", saya ga bisa mengeluarkan energi yang cukup besar untuk menjalani masa koas (sepaket bersama internship, PTT, dst). Ketika masih punya masalah pribadi misal masalah keluarga, atau masalah konsep diri, ada kecenderungan hati untuk 'rehat dulu' dalam meneruskan pendidikan profesi ini, karena jadi dokter itu menurut saya (dan sesuai materi saat pra koas) menaruh setinggi-tingginya kepentingan pasien di atas kepentingan pribadi. Butuh <i>strong motivation, strong character, good attitude</i>, yang "belum terlalu diuji" saat PPSK S1 Kedokteran.

Jadi di masa rehat 6 bulan ini, saya berharap masa kontemplasi saya cukup menjadi energi untuk memulai kembali masa pengabdian yang panjang ke depannya. Sebenernya saya ga merekomendasikan siapapun yang merasa sama pemikirannya dengan saya untuk rehat dulu (hehe). Menata kembali pola pikir dan feeling ga butuh waktu sebanyak 6 bulan ko. Cuma saran saya, tanya kembali dalam diri sendiri: Benarkah INGIN dan SIAP terjun dalam PROFESI KEDOKTERAN?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar